TINGKATKAN FOOT PRINT ASEAN DI INGGRIS MELALUI ASEAN FILM FESTIVAL

SIARAN PERS KBRI LONDON

London—22 Mei 2019. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris merangkap Irlandia dan International Maritime Organization (IMO), Dr. Rizal Sukma bersama Duta Besar dan High Commissioner negara-negara ASEAN lainnya yang tergabung dalam ASEAN London Committee (ALC) hadir pada acara pembukaan ASEAN Film Festival (AFF) yang diselenggarakan pada tanggal 21 Mei 2019, atas kerjasama ALC dan SOAS University.

Pada saat membuka acara AFF, Dr Rachel Harris dari SOAS menyatakan kegembiraanya atas kerjasama SOAS dengan ALC tersebut, yang dimaksudkan sebagai upaya mempromosikan budaya negara-negara ASEAN melalui pemutaran film. Diharapkan SOAS dan ALC dapat lebih meningkatkan kerjasama di waktu mendatang untuk lebih memperkenalkan ASEAN di Inggris khususnya di kalangan mahasiswa dan akademisi.

            Sementara, High Commissioner Singapura, H.E. (Ms) Foo Chi Hsia selaku Chair ALC periode Januari-Juni 2019 menyampaikan apresiasi mendalam kepada SOAS atas dukungannya sehingga festival film yang telah direncanakan ALC beberapa tahun terakhir dapat terealisasi. AFF merupakan perwujudan dari pilar sosial budaya ASEAN. Diharapkan makin banyak kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan di Inggris untuk makin meningkatkan profil ASEAN di Inggris.

            Film “Ramen Teh” dari Singapura tampil perdana pada saat pembukaan ASEAN Film Festival yang akan berlangsung dari tanggal 21-24 Mei 2019, dengan menayangkan 10 (sepuluh) film dari seluruh negara anggota ASEAN di Gallery Lecture Theatre (BGLT) dan Khalili Lecture Theatre (KLT), SOAS University. Film “Ramen Teh” mendapat sambutan cukup baik dari penonton yang terdiri dari kalangan umum, tamu undangan ALC dan staf dari seluruh Kedutaaan Besar negara-negara ASEAN di Inggris.

Film-film ASEAN yang akan ditayangkan adalah: “Ada Apa Dengan Rina” (Brunei), “Legend of Muay Thai 9 Satra” (Thailand), “Price of Love” (Kamboja), “Keluarga Cemara” (Indonesia), “Sabaidee Luangprabang” (Laos), “Rise of the Legend” (Malaysia), “Mi” (Myanmar), dan “The Tailor” (Viet Nam). Untuk menonton film ASEAN, tidak dikenakan biaya apa pun.

Film Indonesia “Keluarga Cemara” yang akan ditayangkan pada Kamis, 23 Mei 2019 di BGLT SOAS pukul 18:30 – 21:00 sudah hampir fully booked. Selain menayangkan film, KBRI London akan mengadakan after screening discussion yang menghadirkan narasumber dari  Indonesia Film Society dan SOAS.

ASEAN Film Festival diharapkan dapat dilakukan secara reguler setiap tahun sebagai konsistensi peningkatan profil ASEAN di Inggris.

Informasi mengenai ASEAN London Committee (ALC)

  • ASEAN London Committee (ALC) merupakan ASEAN Committees in Third Countries and International Organisations/ACTC di Inggris dan Irlandia. ALC didirikan pada tanggal 18 Januari 1978 dan beranggotakan 10 kepala perwakilan negara-negara ASEAN yang memiliki perwakilan di London, yaitu: Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Kamboja, Thailand, Myanmar, Vietnam dan Laos.
  • Peran dan fungsi utama ALC adalah untuk meningkatkan profil ASEAN, memperjuangkan kepentingan ASEAN, dan meningkatkan kerjasama yang saling menguntungkan antara ASEAN dengan Inggris dan Irlandia.
  • Keketuaan/Chairmanship ALC dipegang secara bergantian oleh kepala perwakilan negara-negara anggota ASEAN setiap 6 (enam) bulan berdasarkan urutan abjad. Format pertemuan ALC terdiri dari pertemuan anggota yang dipimpin oleh Ketua ALC. Jika kepala perwakilan berhalangan hadir maka dapat digantikan oleh wakil dari perwakilan yang ditunjuk oleh kepala perwakilan. ALC telah membentuk Working Group (WG) yang beranggotakan pejabat diplomatik pada tingkat teknis dari masing-masing perwakilan negara-negara ASEAN di London guna mendukung kerja ALC.