Perwira Siswa TNI AU Menorehkan Prestasi Bergengsi di ACSC Inggris

PERWIRA SISWA TNI AU MENOREHKAN PRESTASI BERGENGSI DI ACSC INGGRIS

Shrivenham, 16 Juli 2020.

Salah satu Pendidikan militer yang menjadi incaran setiap perwira menengah di kalangan militer Inggris (UK) adalah Advance Command and Staff College (ACSC). Pendidikan ini diselenggarakan di Defence Academy of The UK, Shrivenham yang diikuti oleh 230 orang siswa yang berasal dari 3 (tiga) matra (Darat/Laut/Udara). ACSC mensyaratkan penilaian 20% personel terbaik di setiap matra untuk dapat mengikuti pendidikan yang dilaksanakan selama 11 bulan.

Tujuan dari pendidikan ACSC adalah untuk mempersiapkan perwira pada level operasional, agar mampu memfokuskan kemampuan intelektual, membangun kemampuan analisa, tajam dalam mengambil keputusan serta memiliki kemampuan berkomunikasi serta mengembangkan profesionalisme. Tujuan tersebut dapat diperoleh dengan memperdalam pengetahuan tentang bagaimana sebuah operasi dilaksanakan; meningkatkan pemahaman yang baik tentang manajemen pertahanan; serta meningkatkan pemahaman komprehensif mengenai strategi, pertahanan dan keamanan dalam konteks dunia internasional.

Indonesia mengirimkan perwira TNI untuk mengikuti pendidikan ACSC yang pelaksanaannya diatur secara bergiliran antara TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Pada program pendidikan Tahun Anggaran 2019/20, Indonesia mengirimkan salah seorang perwira terbaiknya yang berasal dari matra udara. Hasil proses seleksi yang panjang kemudian memunculkan seorang calon siswa atas nama Mayor Pnb. Anwar Sovie, yang saat itu menjabat sebagai Kasiops Skadron Udara 16, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Kini, bersama dengan 103 siswa internasional dari 55 negara, Mayor Pnb Anwar telah menyelesaikan kurikulum ACSC 34 minggu sejak 20 Mei 2019 lalu, dengan hasil predikat Sangat Memuaskan. Indonesia juga patut bangga karena berkat keaktifannya dalam mengikuti pendidikan, Mayor Pnb Anwar juga menorehkan prestasi dengan menjadi ‘The Best Speaker’ dalam event debat yang diselenggarakan oleh ACSC UK dan Ecole de Guerre (ACSC Perancis).

Salah satu tujuan jangka panjang dari program ACSC ini tidak hanya terbatas pada peningkatan pengetahuan serta pemahaman mengenai operasi militer, namun juga sebagai sarana untuk menjalin hubungan dan network. Hal tersebut tidak terbatas pada hubungan antara Indonesia dengan Inggris semata, namun juga sesama alumni ACSC yang dikenal dengan istilah Cormorant Club. Peran diplomasi pertahanan juga dapat tercipta terlihat dari networking pada tingkat personal dengan jumlah siswa mancanegara yang berasal dari 55 negara.

Kesuksesan pencapaian prestasi pendidikan Mayor Pnb Anwar, tentu tidak lepas dari keluarga tercinta yang setia mendampingi, dukungan KBRI London dan eratnya komunikasi antar sesama siswa Indonesia lainnya di Inggris. Semoga ilmu serta pengetahuan yang didapatkan dapat bermanfaat tidak hanya bagi diri pribadi, namun juga dapat diaplikasikan dan diimplementasikan untuk memajukan TNI dimasa yang akan datang.