Kiat Mahasiswa untuk Hidup Sehat Selama Pandemi di Inggris

London, Inggris – “Satu lagi tips untuk belanja dengan aman di Inggris, yaitu kunjungi di waktu-waktu ketika supermarket lagi sepi. Jangan lupa pakai masker dan jaga jarak ya!” tutur Kak Azam dalam acara bertajuk “Ngopi (Virtual) Lagi Yuk! Kesehatan Selama Pandemi: Tips Menjalani Lockdown dan Mengenal Kanker & Deteksinya” pada 12 November 2020.

Sebagai upaya diplomasi perlindungan WNI, KBRI London bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia United Kingdom (PPI UK) menggandeng para dokter Indonesia yang tengah berkuliah di Inggris untuk memberikan pengetahuan serba serbi Covid-19 dan penyakit rawan kepada para WNI dan mahasiswa Indonesia di Inggris.

Dalam acara yang dipandu oleh dr. Fiona Verisqa ini, para peserta semangat bertanya jawab seputar kesehatan dengan narasumber Ns. Azam David Saifullah, dr. Dyah Prawesti, dr. Hanny Rosyida Arisna, dan dr. Bayu Lestari. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI London, Bonifacius Riwi Wijayanto, dan Counselor Pensosbud KBRI London, Hartyo Harkomoyo, juga hadir menyapa.

“Mari kita saling jaga kebersihan, mematuhi peraturan pemerintah Inggris, dan ikuti perkembangan di media setempat untuk bersama-sama kita menekan laju Covid-19,” kata Bonifacius.

“Kita sekarang telah memasuki masa lockdown kedua di Inggris. Bagi yang membutuhkan bantuan darurat terkait Covid-19, jangan ragu untuk hubungi hotline KBRI London,” tambah Hartyo.

Hotline Posko Covid-19 KBRI London dapat dihubungi pada nomor  +44  747  149  5095, +44  788  122  1235, atau +44  20  7499  7661 Ext:  9618.

Para peserta acara antusias berdiskusi dengan para narasumber mengenai bahaya kanker leher rahim (serviks), kanker payudara, dan kanker usus besar, serta apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. Ketiga penyakit ini merupakan sebagian dari penyakit yang paling mematikan di dunia. Tapi jangan khawatir, mahasiswa Indonesia dan WNI yang menetap di Inggris dapat memanfaatkan fasilitas National Health Service (NHS) untuk melakukan cancer screening atau deteksi dini penyakit kanker, untuk mencegah kemungkinan tumbuhnya kanker di masa depan.

“Jangan menunggu simptom atau usia, segera lakukan cancer screening di dokter umum NHS terdekat untuk mencegah potensi kanker sejak dini,’ ujar Kak Dyah, Kak Hanny, dan Kak Bayu.​

Informasi kesehatan lebih lanjut, khususnya bagi para mahasiswa Indonesia yang baru datang untuk menempuh ilmu di Inggris, tersedia pada tautan bit.ly/BookletKesehatanPPIUK. PPI UK juga menyediakan program Dokter Menyapa, live via Instagram PPI UK (@ppi_unitedkingdom), bagi para mahasiswa yang ingin konsultasi mengenai kesehatannya.