INGGRIS DAN INDONESIA SEPAKAT PERKUAT KERJA SAMA BILATERAL PASCA BREXIT DI SEKTOR PERDAGANGAN DAN KEUANGAN

London, 13 September 2017 —- Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia, Dr Rizal Sukma dan Menteri Asia dan Pasifik (Aspas) Inggris, the Hon. Mark Field MP sepakat bahwa Indonesia dan Inggris memiliki potensi besar untuk mengembangkan kerja sama di berbagai bidang prioritas, termasuk kerja sama counter-terrorism, perdagangan dan sektor keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mencatat peningkatkan kerja sama bilateral, utamanya sejak disepakatinya kemitraan strategis Indonesia-Inggris 5 tahun lalu. Kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan terus menguat, khususnya di bidang penanganan terorisme dan industri strategis. Kerja sama ekonomi, khususnya perdagangan dan investasi juga menunjukkan tren positif dan masih banyak potensi untuk semakin dikembangkan.

 

Keduanya juga menyambut baik hubungan antar-masyarakat (people-to-people links) antara Indonesia dan Inggris yang semakin menguat. Di bidang pendidikan, Inggris menjadi salah satu negara tujuan favorit mahasiswa Indonesia, khususnya penerima beasiswa Pemerintah Indonesia melalui skema LPDP. Tahun 2016 tercatat sekitar 4.700 mahasiswa Indonesia belajar di berbagai universitas di Inggris, dengan hampir setengahnya, yaitu sekitar 2.300 orang mahasiswa LPDP. Saling kunjung antara kedua wisatawan juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2016, jumlah wisatawan asal Indonesia ke Inggris meningkat lebih dari 100% dibanding tahun sebelumnya. Sebaliknya, pada periode yang sama Inggris merupakan negara Eropa penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia.

 

Dubes RI dan Menteri Aspas Inggris membahas upaya memperkuat kerja sama prioritas, pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), utamanya di bidang perdagangan, investasi dan sektor keuangan. Sebagai negara besar di kawasan, Indonesia dipandang Inggris sebagai mitra penting dan strategis bagi pengembangan hubungan dengan negara-negara diluar Uni Eropa. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak melakukan saling tukar pandangan terkait perkembangan isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.

 

Inggris merupakan mitra dagang ke-4 terbesar bagi Indonesia dari negara-negara Eropa dengan nilai USD 2,48 miliar pada tahun 2016. Dalam hal investasi, Inggris menempati urutan ke-2 terbesar investor asal Eropa dengan nilai USD 306 juta pada tahun 2016. Pada tahun 2016, terdapat sekitar 42.000 WNI yang berkunjung ke Inggris dan sebesar 328.000 orang wisatawan Inggris ke Indonesia.

KBRI London, 13 September 2017