PANDUAN WNI di Inggris Raya dan Irlandia Terkait COVID-19

PANDUAN WNI DI INGGRIS RAYA DAN IRLANDIA

Situasi di Inggris Raya:

  • Pemerintah Inggris telah menaikkan status risiko virus corona dari rendah menjadi menengah.
  • Wabah coronavirus dikategorikan sebagai kondisi “serious and imminent threat”.
  • Diimbau agar menghindari kontak dengan orang lain jika baru tiba di Inggris dari wilayah sbb: Provinsi Hubei, Tiongkok dan wilayah lain dari Mainland Tiongkok; Hong Kong; Macau; Iran; Lockdown Area di Italia Utara; Wilayah lain Italia Utara (Pisa, Florence dan Rimini); Special Care Zones di Korea Selatan; Korea Selatan; Jepang; Malaysia; Singapura; Taiwan; Thailand; Kamboja; Laos; Myanmar dan Vietnam.

Hubungi hotline 111 (hindari pergi ke GP Surgery, farmasi ataupun Rumah Sakit).

 

Scotland:

Hubungi GP atau NHS 24 pada no. telepon 111

 

Northern Ireland:

Hubungi: 0300 200 7885.

 

Informasi update mengenai Covid-19 di Inggris dapat dipantau melalui:

https://www.gov.uk/government/topical-events/coronavirus-covid-19-uk-government-response

 

Situasi di Irlandia:

  • Pemerintah Irlandia menyatakan bahwa status risiko Covid-19 di Irlandia masih rendah, namun hal ini dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Pemerintah Irlandia menghimbau untuk melakukan self-isolating bagi yang memiliki simptom dan telah melakukan perjalanan dari wilayah sbb:
  1. Tiongkok
  2. Hong Kong
  3. Singapura
  4. Korea Selatan
  5. Iran
  6. Jepang
  7. Italia: Lombardy, Veneto, Emilia-Romagna dan Piedmont.

 

  • Apabila merasa punya simptom, hubungi doktor atau emergency department (ED). Apabila tidak punya dokter pribadi, kontak 112 atau 999. Hindari pergi langsung ke Dokter atau ED tanpa menelepon terlebih dahulu.
  • Apabila merasa telah berkontak dengan penderita, hubungi HSE Live di 1850 24 1850

Informasi update mengenai Covid-19 di Irlandia:

https://www.gov.ie/en/campaigns/c36c85-covid-19-coronavirus/?referrer=/en/news/e58285-the-novel-coronavirus-2019-ncov/

 

Situasi Umum Terkini

Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 29 Februari 2020 adalah 85.503 kasus, 79.394 kasus diantaranya dilaporkan dari Cina (tersebar di 34 wilayah termasuk Hong Kong SAR, Macau SAR, dan Taipei), dengan 83,5% kasus konfirmasi dari Cina berasal dari Provinsi Hubei

Total kematian 2.924 kasus (CFR 3,42%), 2.838 diantaranya dilaporkan dari Cina.

Kasus konfirmasi yang dilaporkan di 53 negara di luar negara Cina, sebanyak 6.009 kasus dengan 86 kematian di 6 negara (Filipina, Jepang, Republik Korea, Perancis, Iran, dan Italia).

Dari 6.009 kasus yang dilaporkan di 53 negara di luar negara Cina, 28 kasus (0,46%) merupakan tenaga kesehatan.

Dari 53 negara di luar negara Cina yang melaporkan kasus konfirmasi COVID-19, 17 negara diantaranya merupakan negara yang melaporkan terjadinya transmisi lokal.

Negara terjangkit yang melaporkan adanya transmisi lokal ada 18 negara yaitu Cina, Singapura, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, Jerman, Perancis, UK, Uni Emirat Arab, Australia, Iran, Italia, Spanyol, Kroasia, dan San Marino. Sedangkan negara lain hanya melaporkan kasus import dari Cina (Memiliki riwayat bepergian ke Cina) dan atau belum ada transmisi lokal di negaranya. Daftar negara ini dapat berubah setiap harinya mengikuti perkembangan data dan informasi yang didapatkan.

Dua negara melapokan kasus COVID-19 pertama yaitu negara Mexico dan San Marino.

Penilaian risiko COVID-19 menurut WHO di tingkat Regional dan Global sejak 28 Februari 2020 menjadi Sangat Tinggi.

Dari 331 orang yang diperiksa dan negatif COVID-19, 188 orang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) World Dream yang saat ini sedang diobservasi.