TENUN BADUY TAMPIL MEMPESONA PADA LONDON FASHION WEEK

LONDON, 21 Februari 2017—– Tenun Baduy dipamerkan selama satu pekan pada ajang fesyen bergengsi dunia, London Fashion Week, yang berlangsung antara tanggal 17-21 Februari 2017 di Somerset House, London, Inggris. Amanda I. Lestari, desainer muda yang senantiasa mengambil inspirasi desainnya dari interaksi manusia dan alam sekitarnya, sengaja memilih Tenun Baduy yang dipadankan dengan warna lembut serta motif geometris.

London Fashion Week 2017 dengan tema Local/Global yang dilaksanakan oleh British Fashion Council dalam edisi ke-65 ini menggelar 51 catwalks, 32 presentasi dengan perkiraan pengunjung lebih dari 5000 orang selama sepekan.

Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Dr Rizal Sukma pada saat menghadiri pembukaan London Fashion Week pada tanggal 17 Februari 2017, menyatakan rasa bangga melihat kehadiran Tenun Baduy yang sederhana namun elegan dalam eksebisi fesyen yang menampilkan puluhan desainer dari 26 negara. Dubes Rizal Sukma sangat optimis bahwa Indonesia dengan kekayaan budayanya dapat menembus pasar Eropa khususnya dalam bidang desain fesyen.

Sementara pada tanggal 20 Februari 2017 bertempat di Freemansons Hall, Desainer Amanda I. Lestari kembali menampilkan secara khusus 24 Brand Lekat yang beraksen patchwork berdetail tumpuk dikombinasikan dengan atasan berdetail fringe. Tenun Baduy nampak muda lewat permainan tabrak warna. Nampak pengunjung berusaha mengambil momen untuk mengabadikan pergerakan para peragawati yang mengenakan Tenun Baduy dengan sangat memikat. Sebagian desain juga merupakan kolaborasi dengan Desainer Inggris, Billie Jacobina.

Sutradara Nia Dinata nampak juga hadir ditengah peragaan busana di Freemansons Hall. Kehadiran Nia adalah sebagai konsultan dalam pembuatan film dokumenter yang mengabadikan berbagai aktifitas menarik dibalik penyelenggaraan London Fashion Week dan akan diputar satu bulan setelah event berlangsung.

KBRI London berharap agar melalui partisipasi Indonesia pada ajang fesyen tingkat dunia ini akan semakin mendorong berbagai pemangku kepentingan di Indonesia untuk memanfaatkan peluang kerjasama dalam bidang industri kreatif dengan mitranya di Inggris dan menembus pasar Eropa.