Resepsi Diplomatik HUT RI ke-71

resdip-1
LONDON, 11 Oktober 2016 —- Kedutaan Besar Republik Indonesia di London menyelenggarakan Resepsi Diplomatik dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Ulang Tahun TNI. Acara yang bertempat di Hotel Churchil London tersebut dihadiri Richard Graham MP, Utusan Perdana Menteri Inggris untuk urusan Perdagangan dengan Indonesia dan Komunitas ASEAN, yang bertindak sebagai Tamu Kehormatan.

Acara resepsi diplomatik tersebut dihadiri tidak kurang dari 250 orang yang terdiri dari sejumlah duta besar, atase pertahanan dan kalangan diplomatik, disamping pejabat dari kalangan Pemerintah Inggris, pengusaha dan mitra kerja KBRI London.

Dalam sambutannya, Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Dr Rizal Sukma, menyampaikan bahwa rentang waktu 71 tahun telah mengantarkan Indonesia sebagai bangsa yang besar, tetap berpegang teguh pada falsafah bangsa Indonesia, Pancasila, berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakatnya serta terus berupaya ikut melaksanakan ketertiban dunia dan mempromosikan perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

Dubes Rizal Sukma juga menegaskan bahwa 71 tahun Indonesia merdeka, telah menunjukan kepada dunia betapa kuatnya pertahanan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dunia. Suatu bentuk pertahanan yang memperkokoh keyakinan bangsa Indonesia untuk bisa memberikan stabilitas dan kesejahteraan 255 juta penduduk Indonesia.

Ditambahkan bahwa Indonesia saat ini telah bertransformasi menjadi suatu entitas ekonomi modern dengan fondasi demokrasi yang kokoh, membangun kekuatan geopolitiknya sebagai kunci stabilitas dan kesejahteraan Asia Tenggara. Indonesia saat ini tengah meneguhkan posisinya sebagai global maritime fulcrum antara kawasan Pasifik dan Samudra India.

Sebagai anggota G-20, Indonesia ikut berkontribusi dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan dunia. Lebih jauh, demi meningkatkan peran dalam konteks global, Indonesia telah menyatakan keinginannya untuk menjadi negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada tahun 2019.

Dalam konteks bilateral, Dubes Rizal Sukma, mengatakan bahwa Indonesia memandang Inggris sebagai mitra strategis yang penting. Hubungan bilateral yang sudah terbina sejak tahun 1949, menunjukan indikasi positif, dengan kecenderungan semakin kuat dan dekat dari tahun ke tahun. Kondisi ini sangat baik untuk memberikan kesempatan kepada kedua negara untuk terus mengembangkan dan meningkatkan peluang kerjasama dalam berbagai bidang di masa datang.

Diakhir sambutan, Dubes Rizal Sukma mengajak semua yang hadir dalam acara resepsi diplomatik tersebut untuk bersulang untuk Ratu Inggis dan demi semakin kuatnya hubungan bilateral Indonesia-Inggris.

Pada acara tersebut, Utusan Perdana Menteri Inggris untuk urusan Perdagangan Indonesia dan Komunitas ASEAN, Richard Graham, MP juga menyampaikan kata sambutan yang mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang penting di kawasan Asia Tenggara dan mitra strategis Inggris. Richard Graham, MP juga menilai begitu banyaknya peluang kerjasasama yang bisa dikembangkan antara Indonesia dan Inggris dengan melihat perkembangan sosial, politik dan ekonomi Indonesia yang semakin baik.

Sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan dan kemajuan Indonesia yang telah dicapai selama ini, diadakan pemotongan tumpeng, yang dilanjutkan penyerahan kepala tumpeng kepada Tamu Kehormatan, Richard Graham, MP sebagai bentuk kehormatan atas kehadirannya dan harapan agar semakin kokoh hubungan bilateral kedua negara.

Pada acara tersebut, disajikan kuliner khas Indonesia berupa sate ayam, soto, siomay dan sejumlah jajanan pasar Indonesia serta minuman kopi Javanero sambil diiringi lantunan merdu kecapi suling dari Jawa Barat yang dimainkan oleh Dr Barley Norton dan Jasmine dari Goldsmith University.