Pertunjukkan Wayang Kulit di British Museum mendapat Apresiasi Publik Inggris

LONDON, 4 November 2016 — Ruangan BP Lecture Theatre, British Museum penuh sesak oleh para pecinta seni dan budaya Indonesia. Secara seksama mereka mengikuti alur cerita wayang kulit yang dibawakan secara baik sekali oleh Matthew Issac Cohen, Direktur dari Pusat Teater dan Tarian Asia, the Royal Holloway University of London yang notabene juga seorang dalang dengan berbagai pengalaman internasional.

img_20161104_194243 Sementara harmonisasi alunan musik gamelan yang mengiringi pagelaran wayang tersebut dimainkan secara kolaboratif oleh para seniman dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dan musisi dari Pusat Teater dan Tarian Asia, the Royal Holloway University of London.isbi-dan-dalang

Cerita wayang yang biasanya memakan waktu cukup lama dan memerlukan konsentrasi tinggi, dibawakan secara menarik dan menghibur oleh Dalang Matthew. Penggunaan Bahasa Indonesia dan Inggris sambil sesekali menyisipkan bahasa Sunda dan Jawa, yang diekspresikan melalui beragam suara menjadikan pertunjukan wayang tersebut terasa sangat istimewa. Bahkan, menyaksikan pertunjukan wayang kulit lebih dari 3 jam dirasakan sebagai sesuatu yang sangat menyenangkan. Tidak jarang Dalang Matthew menyisipkan berbagai pesan moral kehidupan dengan ekspresi jenaka.dalang

Pertunjukan wayang kulit Indonesia di British Museum memberikan kesempatan kepada publik Inggris untuk menggali lebih dalam seni dan budaya Indonesia. Pada saat yang sama, the British Museum tengah menggelar pameran wayang kulit Indonesia, Malaysia dan Thailand di British Museum, yang sudah berlansung selama lebih dari 3 bulan.

img_20161104_195351

KBRI London menyambut baik dan memberikan dukungan atas jalinan kerja sama institusi seni dan budaya antara Indonesia dengan Inggris karena dapat mendekatkan hubungan kedua bangsa yang memiliki latar belakang budaya sangat berbeda. Melalui seni budaya, kedua bangsa dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama dan melestasikan kekayaan budayanya masing-masing.