Pengajian Pertama di Gedung Baru KBRI London

LONDON, 28 April 2017—-Pengajian Masyarakat Indonesia London mengadakan pengajian pertama di Kantor Baru KBRI London yang berlokasi di 30 Great Peter Street, Westminster, London SW1P 2BU. Pengajian dihadiri Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia, Dr Rizal Sukma, segenap staf KBRI London, para pejabat dari lingkungan BUMN dan BUMS serta sejumlah besar masyarakat Indonesia yang berdomisili di London. Pengajian tersebut sekaligus dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Pengajian diawali dengan kalimat pengantar yang disampaikan oleh Koordinator Pengajian Masyarakat Indonesia London, Thomas Siregar serta dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah oleh anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) London. Selanjutnya, Duta Besar Rizal Sukma pada saat menyampaikan kata sambutan, menyatakan rasa syukur karena kegiatan Pengajian Masyarakat Indonesia London tersebut merupakan kegiatan Masyarakat Indonesia yang pertama di Ruang Serbaguna Kantor Baru KBRI London setelah ditempati sejak tanggal 10 April 2017. Ditambahkan bahwa sebagai Rumah Indonesia, KBRI London diharapkan dapat lebih memfasilitasi berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan kapasitas spiritual, seni, budaya, bahasa, keterampilan dan pengetahuan masyarakat Indonesia yang ada di Inggris dan juga dalam hal peningkatan pelayanan masyarakat. Dubes Rizal Sukma juga mengajak masyarakat Indonesia di Inggris untuk terus meningkatkan rasa saling menghormati dan bersikap toleran sebagai landasan bagi terciptanya hubungan yang harmonis baik sesama masyarakat Indonesia maupun dengan masyarakat setempat di Inggris.

Sementara Atase Perdagangan KBRI London, Nur Rakhman Setiyoko yang bertindak sebagai penceramah menyatakan pentingnya untuk selalu bersyukur, gigih dalam berusaha dan bersikap sabar dalam menjalani kehidupan. Ustad Nur juga menerangkan berbagai hikmah yang dapat diperoleh dari peristiwa Isra’ Mi’raj diantaranya dorongan untuk menggali ilmu pengetahuan demi kemajuan peradaban. Hikmah lainnya yang perlu disyukuri dari peristiwa tersebut adalah diturunkannya perintah Sholat, yang merupakan perangkat ibadah yang paling utama dalam Islam. Rangkaian kegiatan pengajian ditutup dengan doa dan ucapan rasa syukur yang dibawakan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, Professor Aminuddin E. Azis.

Pengajian pertama di Kantor Baru KBRI London, mendapat sambutan sangat besar dari masyarakat Indonesia di London mengingat pengajian tidak bisa dilaksanakan di KBRI London selama kurang lebih 3 bulan sejak proses kepindahan Kantor KBRI London ke gedung baru. Salah seorang peserta pengajian menyatakan sangat senang dan bangga karena gedung yang sudah menjadi milik Pemerintah Indonesia tersebut memiliki ruang yang sangat luas sehingga dapat menampung lebih banyak warga masyarakat Indonesia yang ingin berkegiatan di KBRI London.