Penandatanganan Kerja Sama Kota Kembar Surabaya-Liverpool

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, telah melaksanakan kunjungan kerja ke Inggris tanggal 16-19 Mei 2017, dalam rangka penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Surabaya-Liverpool serta berpartisipasi dalam kegiatan peluncuran New Econony Plastics Prize di London. Kesempatan kunjungan ini juga telah dimanfaatkan untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah kalangan usaha terutama di bidang ekonomi kreatif dan maritim.

Penandatanganan Letter of Intent (LOI) mengenai kerja sama Kota Kembar (Sister City) antara kota Surabaya dan Liverpool dilakukan Ibu Risma bersama dengan Walikota Liverpool, Joe Anderson, pada tanggal 17 Mei 2017. Mekanisme LoI ini memuat komitmen kerja sama teknis antara kedua kota, yang meliputi kerja sama smart city, maritim dan ekonomi kreatif. LoI ini diharapkan dapat mendorong komitmen kerja sama dalam bentuk landasan hukum yang lebih kuat melalui Memorandum of Understanding (MoU) di tahun yang akan datang.

Kedua Walikota sepakat bahwa kerja sama ini penting mengingat banyak persamaan karakateristik antara Surabaya dan Liverpool baik sebagai kota pelabuhan maupun sebagai sentra ekonomi.

Joe Anderson dan jajarannya berharap Ibu Risma dapat hadir mewakili Indonesia dalam forum bisnis terkemuka di kota Liverpool, International Business Festival pada tahun 2018. Partisipasi Surabaya pada IBF 2018 diharapkan dapat meningkatkan perhatian kalangan usaha Inggris khususnya dari Liverpool terhadap potensi ekonomi dan bisnis kota Surabaya.

Pada kesempatan ini, Walikota Surabaya juga melakukan kunjungan pada fasilitas pengembanan ekonomi kreatif di Liverpool, Foundation of Art and Creative Technology (FACT) guna mendapatkan penjelasan mengenai pengembangan ekonomi kreatif dan lembaga pendukung bisnis di sektor maritim di kota Liverpool, Mersey Maritime.

Pada tanggal 18 Mei 2017, Ibu Risma menjadi pembicara dalam peluncuran New Plastic Economy Prize di London. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara lembaga International Sustainability Unit (ISU) dan Ellen MacArthur Foundation dan Eric and Wendy Schmitd Fund for Strategic Innovation. Lembaga ISU merupakan lembaga di bawah naungan Yayasan Prince Charities yang dipimpin oleh Putra Mahkota Kerajaan Inggris, Pangeran Charles. New Plastic Economy Prize bertujuan memberikan penghargaan terhadap berbagai kalangan yang menunjukkan inisiatif dan kreativitas dalam melakukan upaya daur ulang dan pendayaagunaan sampah plastik yang didukung dan dihadiri oleh sejumlah perusahaan multinasional seperti Pepsico, Veolia, Coca Cola dan Unilever. Pangeran Charles sendiri berkesempatan menghadiri dan memberikan sambutan akhir pada kegiatan tersebut.

“Surabaya telah secara aktif melakukan proses daur ulang dan memanfaat sampah plastik” jelas Ibu Risma yang telah banyak menarik perhatian dan mendapatkan sambutan positif dari hadirin atas presentasi terhadap upaya kreatif yang telah menunjukkan hasil yang konkrit. Walikota Surabaya juga berkesempatan berbincang sejenak dan menyampaikan cindera mata kepada Pangeran Charles.

Kunjungan Walikota Surabaya ke Inggris kali ini merupakan hasil kerja sama antara KBRI London, Kedubes Inggris di Jakarta dan British Council.