Pemutaran perdana film “Jihad Selfie” awali rangkaian Films of the Archipelago di Deptford Cinema

LONDON, 4 Maret 2017—–Gedung Bioskop Deptford Cinema dipenuhi penonton yang tampak begitu antusias menyaksikan pemutaran perdana film dokumenter Jihad Selfie yang menceritakan betapa gencarnya kampanye media sosial ISIS dalam mempengaruhi remaja di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia untuk mendukung dan bergabung dalam organisasi tersebut. Diskusi singkat setelah pemutaran film Jihad Selfie, yang menghadirkan Anton Alifandi, Analis politik dan keamanan Asia Tenggara dari IHS Markit Country Risk dan Dr Michael Buehler, pakar mengenai Indonesia dan Islam dari SOAS University, memperluas wawasan para penonton yang umumnya berasal dari Inggris mengenai fenomena yang terjadi beberapa tahun terakhir ini.

Gagasan penyelenggaraan Festival Film Indonesia yang dinamakan Films of the Archipelago ini berasal dari Lenah Susianty, seorang penerjemah yang sudah lama tinggal di London dan Paul Flanders yang sehari-hari bekerja di bagian IT. Memiliki perhatian yang sama untuk mengenalkan film-film Indonesia kepada publik Inggris, Lenah dan Paul yang juga merupakan sukarelawan di bioskop nirlaba Deptford Cinema menginisiasi pemutaran film-film Indonesia selama 3 pekan antara 4-26 Maret 2017. Melalui penyelenggaraan Films of the Archipelago di bioskop yang telah memenangkan penghargaan Best Film Programming Award dan Engholm Prize untuk bioskop komunitas pada tahun 2016 ini diharapkan publik Inggris dapat lebih mengenal dan mengapresiasi film-film Indonesia yang tidak kalah kualitasnya dengan film-film internasional lainnya. Beberapa film Indonesia diantaranya The Raid, yang dibintangi Iko Uwais dan disutradarai Gareth Evans sudah cukup dikenal masyarakat Inggris sejak masuk ke bioskop umum di Inggris beberapa tahun lalu.

Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Dr Rizal Sukma, seusai menyaksikan pemutaran perdana Film Dokumenter Jihad Selfie, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Films of the Archipelago di Deptford Cinema yang dapat mempromosikan kekayaan budaya dan keunikan kehidupan sosial Indonesia kepada masyarakat Inggris. Dubes Rizal Sukma menambahkan bahwa film merupakan salah satu medium yang efektif dalam pelaksanaan diplomasi budaya Indonesia di Inggris, yang dapat mempererat people-to-people contact diantara kedua negara.

Selama bulan Maret 2017, selain film Jihad Selfie, masyarakat Inggris juga dapat menikmati berbagai film berkualitas Indonesia lainnya diantaranya Street Punk! Banda Aceh (6 Maret), Jalanan “Streetside” (7 Maret), Maryam; Lovely Man (16 Maret), Headshot (25 Maret) dan Pintu Terlarang “Forbidden Door” (26 Maret). Untuk selengkapnya bisa dilihat di http://www.deptfordcinema.org/current-seasons/