KBRI Kirim Staf Pastikan Keamanan WNI di Manchester

Kedutaan Besar RI di Inggris bergerak untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia di Manchester usai serangan yang menewaskan 22 orang.

Duta Besar RI untuk Inggris, Rizal Sukma, mengatakan KBRI telah mengirim dua staf menuju Manchester untuk memeriksa keadaan WNI. Menurut laporan The Guardian, sebanyak 59 korban luka dilarikan ke delapan rumah sakit di seantero Manchester.

“Saat ini dua staf KBRI juga sedang menuju dan segera tiba di Manchester untuk mengecek keselamatan WNI, dengan mendatangi 8 rumah sakit tempat korban dirawat,” ujar Rizal saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Selasa (23/5).

Waktu tempuh dari KBRI ke Manchester sendiri memakan waktu sekitar 4-5 jam perjalanan darat. “KBRI telah berkoordinasi dengan polisi Greater Manchester dan PPI (Persatuan Pelajar Indonesia).”

Serangan bom terjadi di tengah konser Ariana Grande di Manchester Arena pada Senin malam lalu. Perdana Menteri Theresa May mengatakan ini adalah serangan terparah yang pernah terjadi di Manchester.

KBRI sejauh ini tidak mendapati adanya WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut. Rizal mengimbau WNI untuk menghindari daerah kejadian dan wilayah keramaian.

“KBRI mengecam tindakan teror di Manchester. WNI telah dihimbau untuk menghindari daerah kejadian dan daerah-daerah keramaian dan diminta mengikuti info resmi pihak kepolisian dan twitter KBRI,” lanjut Rizal.

https://m.kumparan.com/denny-armandhanu/kbri-kirim-staf-pastikan-keamanan-wni-di-manchester