INDONESIA KOKOHKAN TINTA EMAS PADA WORLD BADMINTON CHAMPIONSHIP 2017

LONDON,  Agustus 2017—- Pertandingan bulutangkis tingkat dunia (World Badminton Championship) yang diselenggarakan pada tanggal 21-27 Agustus 2017 baru saja usai di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia. Sebanyak 39 negara dari berbagai belahan dunia mengirimkan atlet terbaik mereka untuk memperebutkan gelar paling bergengsi dari salah satu ajang bulutangkis dunia tersebut. Indonesia mengirimkan 3 pemain tunggal putra, 1 tunggal putri, 3 ganda putra dan 4 ganda campuran. Pada pertandingan ini Indonesia tidak mengirimkan pemain untuk cabang ganda putri mengingat sebagian atlet Indonesia mengikuti pertandingan Asian Games yang berlangsung pada waktu yang hampir bersamaan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Sampai tahap semi final yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017, para pemain Indonesia yang masih bertahan adalah ganda putra pasangan Muhammad Ahsan dan Rian Agung Saputro serta ganda campuran pasangan Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir. Setelah melalui perjuangan yang cukup keras, keduanya berhasil melaju ke babak final yang diselenggarakan pada hari Minggu, 28 Agustus 2017 mulai pukul 13.00.

Menjelang dimulainya babak penentuan pertandingan bulutangkis tingkat dunia tersebut, sejumlah penonton khususnya yang berasal dari Tiongkok nampak mendominasi tempat duduk di Emirates Arena. Tim bulutangkis Tiongkok berhasil menghadirkan empat partai pada babak final yakni tunggal putra, ganda putri, ganda putra dan ganda campuran. Kedua partai terakhir berhadapan dengan Tim Bulutangkis Indonesia.

Sementara pendukung tim Indonesia, tampak tidak sebanyak pada saat pertandingan semi final. Hal ini dikarenakan sebagian besar warga negara Indonesia yang tinggal di Glasgow tidak kebagian tiket yang telah habis terjual sejak dua minggu sebelum pertandingan dimulai. Namun, semangat tim pendukung Indonesia yang dimotori oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Glasgow dibawah pimpinan Zulfikar Basrul Gandong menyatakan tetap memberikan dorongan moril bagi Tim Indonesia, walaupun ia termasuk diantara mereka yang tidak memiliki tiket untuk babak final. Berkat hubungan baik antara KBRI London dengan pihak penyelenggara, panitia berkenan memberikan dua tiket akses VIP untuk Ketua PPI Glasgow dan anggotanya yang banyak membantu kelancaran fasilitasi kepada Tim Bulutangkis Indonesia.

Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Dr Rizal Sukma yang hadir bersama Thomas Siregar, Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI London, selama dua hari babak semi final dan final tampak bersemangat menyaksikan kemampuan para pemain Indonesia yang begitu gigih memperjuangkan kemenangan pada babak terakhir kejuaran dunia tersebut. Dubes Rizal Sukma mengungkapkan rasa bangga dan mengucapkan selamat kepada ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir yang berhasil mendapatkan medali emas mengalahkan ganda campuran terbaik peringkat dunia dari Tiongkok, Zheng Siwei dan Chen Qingchen.

Ungkapan yang sama Dubes Rizal Sukma juga sampaikan kepada ganda putra Indonesia Muhammad Ahsan dan Rian Agung Saputro yang berhasil mendapatkan medali perak pada peringkat kedua. Khusus bagi Lilyana Natsir kemenangan mendapat medali emas pada ajang World Badminton Championship ini merupakan yang keempat kalinya, setelah memenangkannya pada tahun 2005 di kota Anahem, dan pada tahun 2007 di kota Kuala Lumpur, dimana pada kedua kejuaran tersebut ia berpasangan dengan Nova Widianto. Sementara kemenangan pada tahun 2017 ini diraih bersama pasangan yang sama yakni Tontowi Ahmad pada saat keduanya meraih mendali emas pada tahun 2013 di kota Guangzhou.

KBRI London mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Tim Indonesia yang telah membawa nama harum Indonesia pada ajang pertandingan bulutangkis tingkat dunia tersebut. Ucapan yang sama disampaikan kepada Pengurus PBSI, PPI Glasgow dan semua pihak yang terlibat dalam keikutsertaan Indonesia pada pertandingan Wolrd Badminton Championship 2017 di Glasgow, Skotlandia.

 

KBRI London,  Agustus 2017