Diskusi Kesadaran Gender menjadi fokus perayaan Hari Kartini di KBRI London

London, 21 April 2017 – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Kartini di KBRI London tidak dirayakan dengan upacara. Kali ini diskusi gender yang dipandu oleh Ibu Hana A. Satriyo, aktivis dan ahli gender dan demokrasi, mewarnai kegiatan pada tanggal 21 April 2017 tersebut.

Tema diskusi diangkat untuk memaknai hakekat perjuangan Kartini yang mengedepankan kesetaraan gender di semua lini masyarakat, tidak terkecuali dalam dunia diplomasi. Isu gender telah menjadi bagian penting dan rutin dalam pembahasan di semua tataran diplomasi, baik di tingkat bilateral, kawasan, maupun multilateral. Oleh karena itu, pemahaman para pejabat diplomatik dan konsuler yang cukup mengenai isu pengarusutamaan gender (PUG) sebagai salah satu pilar pembangunan nasional mempunyai peranan yang penting.

Upaya penguatan PUG masih menghadapi sejumlah tantangan diantaranya; kurangnya pemahaman mengenai perspektif gender, belum maksimalnya pengintegrasian isu gender ke dalam berbagai program dan kegiatan, dan upaya PUG yang kurang bekesinambungan antar pejabat terkait tingkat mutasi yang tinggi. Menyadari bahwa konstruksi sosial kerap menjadi hambatan kesetaraan gender, dibutuhkan affirmative actions dari para pembuat kebijakan baik di tataran nasional hingga di tingkat Satker untuk memastikan implementasi PUG.

Oleh karenanya, diskusi mengenai kesadaran gender ini merupakan awal bagi upaya peningkatan pemahaman mengenai PUG dan sebagai bagian dari affirmative actions yang lebih luas di tingkat KBRI London untuk mengintegrasikan upaya PUG di perencanaan program, kegiatan, dan penganggaran. Ke depan, diharapkan PUG akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kinerja KBRI London.